• wsuda
  • IMG-20141221-WA0001

0

.

Seribu Jalan Menuju Sukses, Seribu Alasan Orang Gagal

kaget

Kaget

Ir. Aliyadi, MM, M.Kom*

Menuju Sukses: Pepatah sumatera ini sering terucap tak kala orang tua menasehati anak manantu yang males bekerja, yang selalu mengedepan alasan daripada hasil kerjanya. Ada salah satu ada diderah Kabuten Muara Enim, Sumatera Selatan, bernama Kecamatan Pulau Panggung, disitu tinggal komunitas suku “Semende” yang sebagaian masyarakatnya agraris tradisional, yang melestarikan adat yang namanya “Tunggu Tubang”. Tunggu Tubang adelah suatu gelar keturunan adat semende yang di turunkah untuk anak anak perempuan tertua (tue betine). apepun alasannye, sanggup tidak sanggup harus sanggup karena tunggu tubang itu bukan hanya mewarisi tunggal harta orang tua (nunggui rete)  tapi tempat berkumpulnya (badah balek) seluruh sanak saudara. tapi syarat dijadikan tunggu tubang memang harus ada harta, minal sawah satu bidang,pauk,  tebat (kolam ikan), lumbung padi penuh dan rumah yang besar.

Tat kala sang menantu pewaris atau tunggu tubang tidak mampu melaksanakan tugas tersebut, maka para kakak ibu perempuan bernama “meraje” akan menasehati dengan ucapan “galak seribu angkean, dindak seribu tangguh”, artinya kalau mau berusaha seribu akal, tidak maupun seribu alasan. Maka menjadi pewaris tunggal tersebut berat, karena jika seluruh acara keluarga besar yang harus menyengkuyung adalah tunggu tubang, tidak boleh ada alasan, misal selamaten saudara ibu atau bapak mertua harus hadir, tidak hanya hadir, tentu membawa alat dan kelengkapan, beras, gula, ayam, kelapa, mie  dan masih banyak keperluan lain, dan apapun hebatnya jabatan anak mantu di masyarakat, tempatnya adalah di kelompok anak kandang, dengang menggunakan songkok dan sarung tergulung selutut, siap untuk meladeni semua kebutuhan acara  (aguk), baik selametan, mantenan dan semua aguk yang lain.

Baca Selengkapnya »

0

.

Potensi Pada Pekerja Magang

Ir. Aliyadi, MM,M,Kom*

Magang: Magang merupakan syarat utama untuk melalui proses pendidikan. Mahasiswa tingkat akhir diwajibkan untuk melakukan magang di suatu perusahaan terdahulu sebelum mendapatkan gelarnya. Apa definisi dan manfaat program magang? Bagi mahasiswa tingkat akhir, pasti kalian sangat akrab dengan kata magang. Ya, magang memang merupakan salah satu syarat wajib untuk mendapatkan gelar sarjana. Tuntutan dunia kerja yang semakin tinggi mengakibatkan proses magang menjadi sangat penting untuk ke depannya. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan magang? Kenapa Universitas mengharuskan kita untuk mengikuti program magang?

Dalam kegiatan magang, kita memiliki kesempatan untuk mengaplikasikan semua ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah dan mempelajari detail tentang seluk beluk standar kerja yang profesional. Pengalaman ini kemudian menjadi bekal dalam menjalani jenjang karir yang sesungguhnya.

Baca Selengkapnya »

0

.

Overtime Budaya Yang Jelek!!!

arti-kerja-keras

Kerja Keras

Ir. Aliyadi, MM,M.Kom*

Overtime: Jika kita mendapat order pekerjaan yang diluar planning maka kita akan mengatakan sibuk, repot atau berbagai jawaban lainnya. Bagi pemilik perusahaan tentu akan senang jika mendapatkan order lebih banyak, karena berkaitan dengan pendapatan perusahaan, tapi lain halnya dengan para karyawan, mereka akan menuntut untuk overtime (lembur), kalau dalam kondisi normal maka tidak masalah untuk melakukan lembur tersebut, karena harus dibarengi kesiapan mental dan fisik yang baik, sebab kalau tidak kerja kita tidak akan optimal hasilnya, bukan produktivitas yang maksimal yang diperoleh, padahal konsumen tidak mau tau dengan alasan apapun yang kita kemukakan.

lembur

Dosen Teknik Overtime

Kerja lembur adalah pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan, atas dasar perintah atasan, yang melebihi jam kerja biasa pada hari-hari kerja, atau pekerjaan yang dilakukan pada hari istirahat mingguan karyawan atau hari libur resmi. Prinsip kerja lembur pada dasarnya bersifat sukarela, kecuali dalam kondisi tertentu pekerjaan harus segera diselesaikan untuk kepentingan perusahaan. Tarif upah lembur: Perhitungan jam kerja lembur dan tarif upah lembur mengacu pada Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. KEP-72/MEN/1984, dengan rumusan:
1/173 x Gaji Pokok,
Perhitungan lembur dilakukan pada hari kerja biasa:
Untuk jam pertama adalah 1,5 kali TUL.
Untuk jam-jam berikutnya adalah sebesar 2 kali TUL.
Lebih dari jam 19.30 WIB akan mendapatkan 1 kali tunjangan makan.
Lebih dari jam 22.30 WIB akan mendapatkan 1 kali tunjangan transport.
Bila pekerjaan lembur dilakukan melewati jam 19.30 WIB, bila tidak disediakan makan oleh Perusahaan akan diberikan tunjangan makan yang besarnya ditetapkan oleh Perusahaan.
Dari uraian diatas, maka lembaga atau perusahaan harus memahami peraturan tentang lembur, karena itu merupakan hak karyawan, jika tidak maka kita mengabaikan hak yang melekat pada setiap karyawan.
Akan tetapi bila lembur tersebut merupakan siasat karyawan agar mendapatkan kerja lembur (overtime) akan bermakna lain, misal pekerjaan yang semestinya bisa dikerjakan saat jam kerja, tapi saat jam kerja tidak mengerjakan pekerjaan dengan sungguh-sungguh dengan tujuan agar pekerjaan tersebut bisa dikerjakan lembur, ini akan berbahaya bagi perusahaan (kebiasaan jelek), bisa merupakan pemborosan yang mengakibatkan perusahaan merugi. Yang diharapkan oleh perusahaan sebenarnya kerja keras. Kerja keras adalah bekerja sedemikian kerasnya sehingga anda tidak memiliki waktu dan energi untuk melakukan kegiatan lainnya. Sedangkan arti kerja cerdas adalah bekerja dan masih memiliki energi dan waktu untuk apa saja dengan asumsi mendapatkan hasil yang sama.
Kesimpulan, setiap perusahaan atau lembaga apapun tidak bisa tumbuh dan berkembang tanpa kerja keras para karyawan, karyawan merupakan aset suatu lembaga, atau perussahaan, maka keduanya harus saling memberikan manfaat, tidak boleh ada yang saling mendzolimi, karena apapun bentuk ketidak jujuran akan berdampak buruk, sabaliknya kerja dengan iklas yang saling mempercayai dan menghargai akan menumbuhkan rasa aman…semoga!!!!

0

.

SETENGAH ABAD PERJALANANKU!!!!!

Ir. Aliyadi,MM,M.Kom*

Abad: Jika kiita menghitung  dari belakang usia kita makin bertambah, tapi bila kita menghitung dari depan maka usia kita semakin berkurang. Setengah abad sudah usiaku perjalanan yang jika bentangkan dengan deret ukur sudah ribuan kilometer jarak yang ditempuh. Tidak demikian dengan ukuran ibadah, semakin banyak aku beribadah semakin kurang amalku untuk menghapus dosa-dosa, betapa banyak dosa yang melekat sukma, kadang tidak menyadari kalau nurani selalu berkecamuk antara dua bisikan, terkadang bisikan selalu untuk menggoda untuk selalu berbuat kezoliman, tapi saat itu pula bisikan nurani hidayah selalu menghalau agar selalu berbuat kebaikan.

Berapa banyak saya telah  berbuat kebaikan, gerak langkah terkadang tersandung oleh buaian nafsu, kadang meneteskan air mata saat kuterbangun bersimpuh dihadapanmu ya Rabbi, aku malu meminta doa kepadaMu, karena gerak langkah masih menzolimi diriku sendiri.

Hamba sadar betapa nikmatnya jika aku mengabdi kepadaMu ya Rabbi, bersimpuh dihadapanMu namun bisikanpun muncul menggoda, untuk menoreh oada kelalaian.

Usia sudah setengah abad, Ya Allah ampuni hambamu ini, tunjuki hamba ke jalan yang lurus, agar hamba tak tersesat, hidayahmu merupakan secercah harapan yang menemani perjuangan hambamu ya Allah….semoga!!!!

0

.

FAKLUTAS TEKNIK, PRODI TEKNIK INFORMATIKA SIAP UNTUK DI VISITASI

Ir. Aliyadi, MM, M.Kom*

Yoto

Prof. Ir Suyoto dari Universitas Atmajaya Yogyakarta

Visitasi: Beradasarkan Informasi dari BPMI, Drs. Subangun, M.Si bahwa Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Informatika S-1, Universitas Muhammadiyah Ponorogo akan di visitasi oleh Asesor BAN-PT, pelaksanaannya antara tanggal 27-29 Mei 2015. Berdasarkan informasi tersebut asesor yang akan datang yaitu Prof. Suyoto dari Universitas Atmajaya Yogyakarta dan Dr. Syaiful Akbar dari ITB Bandung.
Dengan diadakan akreditasi ini FT Prodi TI dapat memacu lebih baik lagi perkembangan kemajuan, khususnya dibidang Teknologi Informatika, sejalan perkembangan teknologi informasi saat ini.
Karena tuntutan pasar maka setiap program studi harus mampu mengembangkan diri sebagai tolak ukur dalam memberikan standar pelayanan, dimana dalam akreditasi ini ada 7 standar yang akan dijadikan pengembangan program studi, yaitu :
Standar 1: Visi, Misi, Tujuan, Sasaran serta Stretegi Pencapaian, fase yang akan dicapai oleh Prodi teknik Informatika dalam jangka waktu 24 tahun, unggul dan berdaya saing dalam pengembangan IPTEK berjiwa Islami.

Baca Selengkapnya »